Minggu, 13 Januari 2013

DIMENSI HAKIKAT MANUSIA

DIMENSI HAKIKAT MANUSIA

by Diani Metasari on Monday, September 3, 2012 at 4:35pm ·

1.  PENGERTIAN HAKIKAT MANUSIA
  
Hakekat manusia adalah sebagai berikut :
A.Makhluk yang memiliki tenga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannyB.Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas) selama hidupnya.
  1. Dimensi Keindividuan
    Setiap anak manusia yang dilahirkan telah dikaruniai potensi untuk menjadi berbeda dari yang lain atau menjadi dirinya sindiri. Inilah sifat individualitas.
    Karena adanya individualitas itu setiap orang mempunyai kehendak, perasaan, cita-cita, kecenderungan, semangat dan daya tahan yang berbeda-beda.
Contoh :
  1. dalam diri sendiri : bakat melukis yang di miliki seorang anak.
  2. dalam keluarga : rasa hormat pada orangtua.
  3. dalam masyarakat : rasa ingin menolong sesama.
  1. Dimensi Kesosialan
    Setiap bayi yang lahir dikaruniai potensi sosialitas. Artinya setiap orang dapat saling berkomunikasi yang pada hakikatnya di dalamnya ada unsur saling memberi dan menerima.
    Adanya dimensi kesosialan pada diri manusia tampak jelas pada dorongan untuk bergaul. Dengan adanya dorongan untuk bergaul setiap orang ingin bertemu dengan sesamanya.
    Manusia hanya menjadi menusia jika berada diantara manusia.
Contoh :
a.dalam diri sendiri : peduli terhadap kebersihan lingkungan
b. dalam keluarga : hubungan erat atau kontak batin anak pada oranagtua.
c. dalam masyarakat : persahabatan yang di jalin antar mahasiswa.

3. Dimensi Kesusilaan
Kesusilaan adalah kepantasan dan kebaikan yang lebih tinggi. Manusia itu dikatakan sebagai makhluk susila artinya sebagai manusia yang memiliki nilai-nilai, menghayati, dan melaksanakan nilai-nilai tersebut dalam perbuatan.
Contoh :
a.dalam diri sendiri : berbicara sopan pada orang lain.
b. dalam keluarga : menjaga martabat keluarga dalam pergaulan.
c. dalam masyarakat : menghargai perbedaan dalam penyampaian pendapat.

4. Dimensi Keberagamaan
Pada hakikatnya manusia adalah makhluk religius.Beragama merupakan kebutuhan manusia karena manusia adalah makhluk yang lemah sehingga memerlukan tempat bertopang. Manusia memerlukan agama demi keselamatan hidupnya. Manusia dapat menghayati agama melalui proses pendidikan agama. Disinilah tugas orang tua dan semua pendidik untuk melaksanakan pendidikan agama kepada anaknya atau anak didiknya.
Contoh :
  1. Dalam diri sendiri : menjalankan ibadah agama.
  2. Dalam keluarga : menghormati dan patuh kepada orangtua.
  3. Dalam masyarakat : menghargai perbedaan agama.
NAMA : DIANI METASARI
FAKULTAS : FKIP
JURUSAN : MATEMATIKA
KELAS :1/D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar